Surat untuk bapak Jusuf kalla
Yth.bapak wakil presiden
h.muh.jusuf kalla
Assalamu alaikum pak..
salam kenal..
Sudah terasa satu tahun
bapak telah menjabat sebagai wakil presiden RI,begitu banyak perubahan di
Indonesia telah bapak lakukan bersama bapak Joko widodo,salah satu buktinya
yaitu aku.aku adalah siswa SMA 11 UNGGULAN PINRANG,aku berada disana bukan
karena uang tpi karena pendidikan yang aku dapatkan dari guru guru yang telah
membimbing saya.Bukan hanya itu saja tapi berkat semangat dan kerja keras itu
mendorong saya untuk melakukan revolusi.
Mungkin surat ini tidak
layak untuk bapak membacanya,karena masih banyak hal penting yang bapak ingin
lakukan di luar sana ,tapi sebaiknya izinka saya pak !untuk mengeluarkan unek
unek ini.saya mengira ini hal biasa untuk bapak karena ini hanya surat dari
anak SMA ,akan tetapi percaya lah pak ,saya menginginka bapak membaca surat ini
walaupun hanya goresan anak SMA yang begitu jauh dari habitat bapak.
Sebelumnya saya ingin
perkenalan diri .Nama saya Yuyi nur insani syaldi umur saya masih 15 tahun
,lahir8 april 2000 di cempa sebuah desa dari kota Kab.Pinrang .Nama orang tua
saya H.Syamsualam kalla dan HJ.Masdalia, yang mempunyai propesi sebagai guru
PNS.Ini juga suatu kebanggaan mempunyai
orang tua yang begitu paham terhadap pendidik anak,saya sangat menyayangi orang
tua saya begitu kerasnya dia mendidik saya ,telah banyak perjuangan yang dia
hembuskan untuk menyerang api yang ada di depan cayahanya itu,tetapi kata putus
asa itu tidak akan ada dalam kalbunya dia terus mendorong diri agar api yang
didepan nya hangus akan hembusan air yang dia buat selama dia kerja keras.
Entah apa yang membuat
saya sangat kagum dengan 2 malaikat di hidup saya.mungkin bapak juga pernah
merasakan kesayangn dari malaikat bapak,kita tahu pak rasa sayang itu.tapi
ketika rasa sayang itu telah lenyap bagaimana rasa nya pak?bagaimana pak saat
kita masih beranjak merasa kan kasih sayang ,tapi kasih sayang itu telah tiada
.apakah bapak tidak prihatin terhadapnya?apakah bapak hanya duduk terdiam
melihat disekitar bapak.
yah! mungkin saya
tidak secara langsung mengatakan kepada bapak ,tapi cobalah prihatin didalam
istana kita ini pak ,begitu banyak hembusan napas yang berada kesendirian tak
ada yang mengkhawatirkan nya .lihat lah orang tua kita di luar sana yang
habitatnya hanya tinggal di daratan yang penuh dengan goresan goresan ludah
orang asing,tapi mengapa tidak ada yang mengasihinya tidak ada yang
melindunginya padahal dia yang mempunyai begitu erat kasih sayang .
Bukan hanya itu saja
pak bukan hanya kasih sayang untuk orang
tua kita pak tapi juga kasih sayang kepada anak cucu bangsa kita
pak..!bagaimana nasib anak bangsa kita sekarang ,apakah yakin bahwa anak bangsa
kita sekarang maju dan berkembang?tidak
bapak…anak bangsa sekarang masih banyak yang tidak melanjutkan pendidikan
dikarenakan biaya yang tidak cukup .mungkin bapak tidak menyadarinya,tapi coba
lah tengok ke bawah bapak pedalaman pedalaman desa masih banyak tidak
melanjutkan pendidikan ,bukan hanya pedalaman desa tapi sekitar pinggiran kota
saja masih banyak anak anak yang tak berpendidikan.
bapak Presiden yang saya hormati,Terkadang
saya juga berpikir, apakah rakyat miskin di Indonesia tidak boleh menikmati
pendidikan yang layak? Saya merasa miris ketika menonton acara televisi yang
menayangkan bagaimana tidak layaknya tempat pembelajaran yang sering kita sebut
sekolah. Bagunannya retak-retak, atapnya bolong-bolong, dan mungkin jika terkena
angin saja bangunan itu akan roboh.
Selain itu, saya juga pernah menonton bagaimana beratnya perjuangan para
siswa di suatu daerah yang hanya untuk ke sekolahnya saja harus berjalan kaki
berjam-jam. Ada juga yang harus menyeberangi sungai dengan arus deras dengan
mempertaruhkan nyawa mereka demi bisa menggapai cita-citanya, mereka juga harus
belajar menggunakan pakaian yang basah kuyup. (Saya yakin Bapak Presiden yang
terhormat juga tahu akan hal itu kan.)Saya juga mengusulkan pak agar pendidikan
di Indonesia tidak memandang bulu terutama pendidikan di sekolah-sekolah
favorit di kota, yang selanjutnya berikan bantuan keuangan atau beasiswa bagi
orang miskin kalau perlu digratiskan.
Siapa tahu diantara anak-anak dari kalangan tidak mampu yang sekolah,
akan ada orang yang mengharumkan nama negara kita ini. Siapa tahu diantara
mereka akan lahir Bung Karno - Bung Karno muda yang mempunyai jiwa nasionalme,
kecintaan yang tinggi terhadap negara Indonesia ini.
Kita tahu negara kita
pak? Negara kita ini negara yang besar, kita ini sebenarnya bangsa yang sangat
ditakuti oleh bangsa lainnya apabila kita maju, musuh paling besar dan paling
berat bagi negara dan bangsa kita ialah orang-orang kita sendiri yang tidak mau
melihat negara ini maju. Sebenarnya banyak
talenta-talenta yang ada pada warga negara Indonesia ini, jika pemerintah mau
untuk menggali dan memberikan kesempatan. Maka saya yakin Indonesia akan
menjadi macan Asia lagi atau mungkin malah macan dunia yang baru.
Bukan hanya itu saja, Bapak harus bisa
membabat habis korupsi yang sudah terlanjur menggerogoti negara ini demi
kemajuan bangsa.Semoga kedepannya, dengan pemerintahan baru tidak ada lagi yang
namanya kelas-kelas sosial dalam pendidikan, dan semoga orang-orang miskin yang
ada di seluruh penjuru negeri ini dapat mendapatkan pelayanan pendidikan yang
bermutu. Semoga Indonesia yang kita cintai ini akan semakin maju dalam segala
bidang, khususnya bidang pendidikan.
Sekian dari saya pak semoga bapak prihatin
terhadap bangsa kita ini pak,bila ada kata kata yang tidak berkenan di hati
bapak saya sangat minta maaf pak.Semoga bapak tambah sukses,menambah kan
prestasi prestasi yang membuat indonesia maju dan berkembang!sekian dan terimah
kasih pak..
Wassalamu alaikum
warahmatullahi wabarakatu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar